Hadrah atau sering dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Al banjari adalah memainkan alat musik terbang dengan melantunkan lagu sholawa...
Hadrah atau sering dikenal oleh masyarakat dengan sebutan Al banjari adalah memainkan alat musik terbang dengan melantunkan lagu sholawat Kesenian tersebut biasanya dimainkan oleh anak muda. Kesenian Hardah Al Banjari sekarang ini mulai digemari masyarakat. Hadrah Al banjari itu sendiri identik dengan lagu-lagu sholawat yang diiringi suara dari pukulan terbang yang khas dan menghasilkan irama yang indah. selain itu juga banyak perlombaan Hadrah yang dilaksanakan di tingkat Kabupaten maupun Provinsi. SElain perlombaan Kesenian tersebut sering di gelar di berbagai acara seperti Isra’mi’raj, Maulid Nabi dan juga biasanya di gelar dalam acara hajatan.
.Agar masyarakat dan khusunya pemuda setempat menyukai lantunan sholawat, Masyarakat setempat mengajak pemuda untuk belajar kesenian Hadrah Al Banjari. Untuk mengajak pemuda Desa menyukai Sholawat, masyarakat setempat mengajari seni musik hadrah Al Banjari. Cara yang dilakukan yaitu dengan mengajarkan mereka bermain kesenian Al Banjari. Masyarakat mendatangkan guru atau pelatih musik tersebut agar pemuda desa setempat segera menguasai Kesenian Al Banjari.
Latihan memainkan kesenian Al-Banjari biasanya dilakukan pada malam hari sekitar pukul 20.00 WIB dan dilaksanakan dua hari sekali. Program tersebut diharap dapat member dampak postif pada masyarkat terutama pemuda desa setempat, sehingga tidak kecanduan dengan gawai dan bisa membangun interaksi positif antar pemuda Dusun Mruntus.
Tidak hanya itu, dengan kesenian Al Banjari diharapkan juga mampu mendobrak semangat pemuda setempat untuk mengikuti kegiatan yang sering dilaksanakan di Dusun Mruntus Desa Salamrojo salah satunya yaitu kegiatan membaca sholawat Al barzanji. Dikarenakan mayoritas yang mengikuti kegiatan tersebut dari orang tua. Untuk terus melestarikan kegiatan keagamaan masyarakat tersebut, harus ada pemuda untuk regenerasi mendatang.
Semenjak adanya pembelajaran kesenian Hadrah Al Banjari banyak pemuda desa yang mulai menyukai lantunan sholawat. Terbukti dengan adanya banyak dari mereka mulai mengikuti kegiatan pembacaan sholawan Al Barzanji atau lebih dikenal di desa setempat dengan berjanjen. Selain itu beberapa dari mereka juga mulai menyukai lantunan lagu sholawat. Lagu yang mereka dengar dari media komunikasi berupa gawai.


COMMENTS