Tahun 2017 tepatnya pada musim kemarau Pemerintah Desa Sukorejo mulai menggarap proyek pembuatan waduk. Dibawah naungan kepemimp...
Tahun 2017 tepatnya pada musim kemarau Pemerintah Desa Sukorejo mulai menggarap proyek pembuatan waduk. Dibawah naungan kepemimpinan Bapak Andri Setyo Purwantoro selaku kepala desa pada periode tersebut, proyek waduk seluas 7000 m² tergarap dalam kurun waktu 1 tahun. Waduk tersebut terletak di RT.01/RW.04, Dusun Duwel, Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Waduk tersebut dapat digunakan oleh masyarakat umum. Tidak hanya diperuntukkan warga masyarakat Desa Sukorejo saja, namun juga untuk warga masyarakat luar Desa Sukorejo.
Wilayah tersebut semula merupakan lahan persawahan milik warga yang kemudian dialihfungsikan menjadi waduk. Adanya Waduk Desa Sukorejo tentu memberi manfaat bagi masyarakat sekitar waduk diantaranya digunakan untuk menyimpan cadangan persediaan air saat musim kemarau tiba. Pengaruh yang sangat dirasakan warga yaitu tidak terjadi lagi kekeringan yang melanda lahan persawahan yang kemudian berdampak juga pada menurunnya hasil panen seperti sebelumnya. Pasalnya saat musim kemarau tiba, debit air pada waduk tersebut tetap stabil dan tidak berkurang. Selain hal tersebut, tak sedikit pula yang memanfaatkan Waduk Desa Sukorejo sebagai tempat pemancingan sebagai hiburan atau sekadar mengisi waktu luang bagi mereka-mereka yang mempunyai kegemaran memancing. Meski tanpa dipungut biaya, terdapat beberapa larangan yang harus dipatuhi oleh para pemancing salahsatunya yaitu dilarang menangkap ikan menggunakan pukat harimau. Larangan itu dimaksudkan agar ekosistem didalam waduk tetep terjaga dan menghindari rusaknya habitat makhluk hidup didalamnya.

COMMENTS